Gembong Narkoba Merajalela di Dalam LP, Sidak Harus Ditingkatkan |
keterangan model vanny rossyane (22) soal istimewanya perlakuan yang didapat bandar 1,4 juta butir ekstasi freddy budiman di lp narkotika cipinang sangat memprihatinkan. harus ada evaluasi dan inspeksi mendadak (sidak) yang berkala di lapas agar para mafia dapat ditumpas."kita selalu mendukung sidak-sidak yang dilakukan kemenkum ham dan bnn ke lapas-lapas dan rutan untuk memotong mata rantai jaringan bandar-bandar narkoba tersebut. sidak-sidak ini tak boleh berhenti hanya karena adanya kritikan," kata anggota komisi iii dpr martin hutabarat saat dihubungi, jumat (26/7/2013).politikus gerindra ini mengatakan sidak perlu sering dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi nyata di lapangan. sidak akan berguna dalam rangka evaluasi yang tepat sasaran."kemenkum ham perlu segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap lapas-lapas yang terdapat bandar narkoba di dalamnya. apakah pengawasannya sudah maksimal? di mana lagi masih terdapat celah untuk disalahgunakan? apakah mutasi terhadap pimpinan dan petugas lapas sudah berjalan dengan baik dan begitu juga dengan dokter-dokter yang bertugas di lapas?" papar martin.vanny rossyanne, yang mengaku dekat dengan freddy budiman membuat pengakuan mengejutkan. dia mengaku sering mengunjungi freddy di lp narkotika cipinang. dalam kunjungannya, vanny mengaku pesta sabu dan bercinta dengan freddy di ruangan khusus yang disediakan untuk sang bandar narkoba.pengakuan vannya ini berujung pada pencopotan kalapas narkotika thurman hutapea. pihak kemenkum ham menyebut ada kebenaran dari keterangan vanny.berbagai informasi menarik hari ini, saksikan di reportase sore pukul 15.00 wib hanya ditrans tv (trq/rni)
sumber: www[dot]detik[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar